Pemerintah Meksiko City, ibu kota Mexico, akhirnya melegalisasi perkawinan sejenis. Hal ini memberi perubahan atas hak-hak kaum homoseksual yang lebih banyak, termasuk memungkinkan mereka untuk mengadopsi anak. Demikian dilansir Associated Press, Senin (21/12).Hanya ada tujuh negara yang mengizinkan perkawinan gay, yaitu Kanada, Spanyol, Afrika Selatan, Swedia, Norwegia, Belanda dan Belgia. Negara bagian Amerika Serikat yang mengizinkan pernikahan sejenis adalah Iowa, Massachusetts, Vermont, Connecticut, dan New Hampshire.
Ibukota Argentina, Buenos Aires, menjadi kota pertama Amerika Latin yang melegalkan perkawinan sesama jenis untuk pasangan gay dan lesbian tahun 2002. Empat kota Argentina lain kemudian melakukan hal yang sama, dilanjutkan Mexico City pada 2007 dan beberapa negara bagian Meksiko dan Brasil.
Banyak orang di Meksiko dan dan beberapa kawasan di Amerika Latin tetap menentang perkawinan gay, dan Gereja Katolik Roma telah mengumumkan penolakan. "Ini merupakan kado natal terpahit di Meksiko," kata pihak gereja.
Lain halnya dengan Victor Romo, seorang anggota partai kiri menyebut ini sebagai hari bersejarah. "Selama berabad-abad hukum berlaku tidak adil dengan melarang perkawinan antara kulit hitam dan putih atau Indian dan Eropa, tapi hari ini semua hambatan telah menghilang," katanya.(YUS)
sumber : www.liputan6.com















































